Mengenal Metode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham
Mengenal Metode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham

Mengenal Metode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham

79 views

Epsonprinterdrivers.com Mengenal Metode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham– Analisis tekhnikal adalah sebuah analisis sahan yang bekerja untuk mengamati tren harga sahan dan pola pada grafik yang dimana hal ini dilakukan untuk mendapatkan keuntungan.

Adanya analisis tekhnikal ini sendiri di dasarkan adanya beberapa kepercayaan seperti harga saham ternyata mengikuti sebuah tren serta kepercayaan bahwa pola atau grafik pergerakan harga yang ada di masa lalu akan terulang lagi di masa depan.

Untuk dapat melakukan tekhnikal analisis saham ini kamu perlu mengetahui beberapa hal penting yakni suppport dan resitance, candlestick dan indikator.

Mungkin sebagian dari kamu sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan beberapa hal diatas akan tetapi bagi kamu yang belum mengetahui nya kamu tidak perlu khawatir silahkan simak pembahasan admin di bawah ini sampai dengan selesai ya sob.

Support dan resistance

Seperti yang sudah admin informasikan di awal tadi bahwa jika kalian ingin melakukan analisis tekhnika maka kalian harus memahami beberapa hal dan salah satunya adalah Support dan resistance. Lalu apa itu Support dan resistance pada tekhnikal analisis trading saham ini ? berikut adalah penjelasannnya.

Terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa inggris Support dan resistance memiliki defini yang berbeda-beda tentunya. Support  adalah batasan yang dimana trader meyakini bahwapembelian saham ini di lakukan pada saat harga nya sudah mencapai batasan batasan.

Dan untuk resistance sendiri memiliki arti sebagai batasa harga yang dimana pad saat saham tersebut mencapai batas harga nya para trader akan melakukan penjualan.

Candlestick

Hal berikutnya yang harus kamu pahami dalam menganalisis tekhnikal trading saham adalah Candlestick. Candlestick sendiri adalah jenis grafik harga yang memberikan atau menampilkan harga tertinggi dan terendah, pembukaan dan penutup dari sebuah sekuritas.

Candlestick sendiri mulai di kenal pada saat di pergunakan oleh para pedagang beras di jepang, Candlestick juga di bagi menjadi dua warna, yakni hijau menandatang harga di tutup tinggi dan warna merah yang berarti bahwa harga di tutup rendah.

Indikator saham

dan hal yang berikutnya yang harus kamu ketahui dalam menganalisis trading saham ini adalah Indikator saham dan ada beberapa indikator yang harus kamu cermati dalam menganalisis trading saham ini.

  • Volume adalah sebuah indikator yang menujukan penjualan dan pembelian saham
  • Moving Average Convergence Divergence atau MACD adalah indikator momentum harga saham
  • Stochastic oscillator adalah indikator harga saham yang naik sampai dengan overbought atau turun hingga oversold
  • Moving Average adalah garis yang mencerminkan harga sebuah pergerakan harga saham pada saat penutupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *